Viral! Anak Sopir Angkot Balas Hinaan Tetangga dengan Lulus Kuliah di Luar Negeri

Rio Chandika

Viral! Anak Supir Angkot Balas Hinaan Tetangga dengan Lulus Kuliah di Luar Negeri

Wanita bernama Dian Nursiati ini mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Pasalnya, tetangganya sering menghina karena dia adalah anak seorang sopir angkot. Dia sekarang telah memberikan jawaban keren kepada mereka yang menghinanya dengan lulus dan sukses dari Universitas Meiho di Taiwan.

Ia pertama kali membagikan kisahnya melalui akun TikTok @diannursiati miliknya. Dia mengenakan toga saat membuat video. Dian mengungkapkan dalam videonya bahwa tetangganya sering menganggapnya sepele.

“Waktu itu ada yang bilang ke saya. Anak sopir Angkot aja mimpinya terlalu tinggi. mau kuliah di luar negeri (sambil menjulurkan lidah). Paling di sana jadi pembantu. itu ibunya aja malu, bilangnya mau kuliah.” kata Dian di akun TikToknya.

@diannursiati

Makasih nih motivasinya yah , ga sia2 lu pada ngehina gua . ##nyindirkeras

♬ suara asli – Anaknya sudirman

Yang bisa dia lakukan hanyalah membelai dadanya dan menahan ejekan tetangganya. Dikatakan juga bahwa dia adalah seorang pelayan di luar negeri.

“Paling juga dia tidak akan pulang nanti. Bagaimana caranya bisa membayar kuliah sampai lulus? saya sabarin aja! Saya hanya ingin mengatakan satu hal, ya, saya sekarang udah lulus,” lanjut Dian emosi.

Belakangan, Dian membuktikan bahwa anak sopir Angkot bisa sukses dan menjadi sarjana. Dengan berlinang air mata, ia menyerahkan gelar S-1 atas namanya di Meiho University di Taiwan.

“Lihat baik-baik, Meiho University. Gak percaya? Lihat Dian Nursiati. Namaku itu. Aku lulus. Terima kasih atas motivasi Anda, yah, Anda tidak sia-sia menyinggung saya. “#nyindirkeras,” lanjut Dian.

Sejak Senin (19 Juli 2021), video tersebut telah ditonton lebih dari 9,9 juta kali, 1,6 juta suka, dan 203.000 komentar. Seorang netter bangga melihat kesuksesan Diane dan memuji aksinya.

Mengenai viralnya video tersebut, Dian kaget dan reaksi orang tuanya luar biasa. Saya terharu dengan respon positif dari teman-teman, tapi Dian kecewa karena ada yang menganggap dialek yang digunakan tidak rapi dan tidak mendidik. Padahal itu logat asli Bekasi pinggiran.

Selain itu, Dian juga membuat video diakun pribadi, jadi tidak ada niat buruk sama sekali.

Baca Juga

Bagikan:

Share